Menu
Indonesia-11-scaled

Tanah dan sumber daya lahan memainkan peranan penting dalam target pertumbuhan ekonomi dari banyak sektor ekonomi berkembang dan yang memiliki hubungan dekat dengan isu tertentu seperti penyediaan lapangan pekerjaan, pengurangan kemiskinan, dan keamanan pangan. Meskipun tanah merupakan aset yang sangat berharga dan dapat memberikan manfaat sosial, lingkungan, dan ekonomi, manfaat dari dunia ekonomi merupakan manfaat yang paling mudah terdeteksi. Dampak sosial dan lingkungan sangat penting – tetapi seringkali tidak dihargai dan tidak dinilai.

Ekspansi yang cepat dari produksi pertanian dan industri ke ekosistem bernilai tinggi di banyak negara berkembang menjadi bukti tidak adanya penghargaan terhadap dampak sosial dan lingkungan. Di Indonesia, misalnya, ekspansi ini merupakan pemicu utama pembalakan dan penurunan fungsi hutan – yang menyumbangkan sejumlah besar emisi gas rumah kaca Indonesia, konflik sosial dalam bahan bakar, dan mengakibatkan kerugian ekonomi dan lingkungan lainnya. Tuntutan pada sumber daya lahan Indonesia diharapkan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

Peningkatan kapasitas dalam penilaian manfaat yang berkaitan dengan tanah dan integrasi informasi tersebut ke dalam keputusan alokasi tanah dapat mendukung upaya untuk mencapai pembangunan dan tujuan lingkungan. Sebagai contoh, penekanan data yang tersedia pada lokasi komunitas, potensi agronomi, dan kualitas lingkungan dapat membantu para pengambil keputusan untuk secara sadar mengalokasikan persaingan jangka pendek dan panjang di bidang sosial, ekonomi dan keprihatinan lingkungan. Meskipun pendekatan ini memiliki beberapa nama, tetapi dalam laporan singkat ini hal tersebut akan dirujuk sebagai ‘penilaian modal sumber daya alam.’

Di Indonesia, penilaian modal sumber daya alam dapat melengkapi upaya perencanaan tata ruang yang ada untuk mengidentifikasi area-area yang paling sesuai untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan, sambil mengurangi -atau menghilangkan- risiko konversi hutan baru dan konflik masyarakat. Sementara ide di balik penilaian modal sumber daya
alam tidaklah baru, konsep finansial baru, dan sumber daya teknis bersama pertumbuhan minat beberapa kalangan lokal dan para pembuat kebijakan nasional, sekarang dapat membuka sebuah jendela kesempatan untuk menggiatkan pendekatan ini di Indonesia.

Laporan singkat ini menyaring elemen proses penilaian modal sumber daya alam, menyoroti beberapa kasus yang telah ada sebelumnya, pengalaman dan metode terkait; dan menempatkan diskusi di dalam konteks tujuan pembangunan dan tekanan-tekanan yang dihadapi Indonesia. Dengan demikian, hal ini akan menginformasikan lebih lanjut mengenai analisis CPI, yang akan menawarkan beberapa pilihan untuk dipertimbangkan, guna membantu ahli teknis Indonesia dan pengambil keputusan untuk secara sadar mengakui dan mempertimbangkan manfaat dari sumber daya lahan dalam menginformasikan keputusan alokasi tanah.

Pada saat yang sama, meskipun kami menggolongkan kesempatan penilaian modal sumber daya alam dan alat-alat dalam laporan singkat ini, kami juga menyadari bahwa komitmen dan kapasitas para pengambil keputusan adalah bahan yang paling penting untuk memastikan bahwa informasi dari proses NCA mampu diterjemahkan ke dalam perubahan kegiatan-kegiatan di lapangan.

Penilaian kredibel, sah, dan relevan memerlukan waktu untuk melakukannya dengan baik. Dengan laporan singkat ini, kami berharap kami dapat memicu analisis kerja yang lebih baik, dan jika dilakukan dengan baik, memiliki potensi untuk membantu Indonesia dalam menggunakan sumber daya lahan secara bijak, untuk sekarang dan di masa depan.

up