{"id":39453,"date":"2021-07-15T10:20:05","date_gmt":"2021-07-15T10:20:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/"},"modified":"2021-07-15T11:18:18","modified_gmt":"2021-07-15T11:18:18","slug":"pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi","status":"publish","type":"cpi_pr","link":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/","title":{"rendered":"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi"},"content":{"rendered":"\n<p><span class=\"TextRun Highlight SCXW190370928 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"auto\"><span class=\"NormalTextRun SCXW190370928 BCX0\">Studi terbaru Climate Policy Initiative membahas potensi obligasi hijau daerah serta beberapa rekomendasi untuk implementasinya<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>COVID-19 telah mempengaruhi kemampuan fiskal Indonesia dalam mencapai target kontribusi energi terbarukan sebesar 23% pada bauran energinya di tahun 2025 <\/li><li>Obligasi hijau daerah menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk mengatasi masalah pembiayaan energi terbarukan. Di antara beberapa manfaat lainnya, obligasi hijau memungkinkan pemerintah daerah untuk melibatkan investor lokal dalam berbagai proyek hijau tingkat daerah. <\/li><li>Hambatan dari penerbitan obligasi hijau daerah mencakup rumitnya persyaratan kelayakan dan prosedur penerbitan, kurangnya pengalaman pemerintah terhadap obligasi hijau daerah, selera pasar yang terbatas, kurangnya proyek yang menguntungkan dalam pipeline program, serta rendahnya kesadaran terhadap kebutuhan membangun proyek ramah lingkungan. <\/li><li>Studi ini menganalisis kelayakan penerapan obligasi hijau secara menyeluruh dan memberikan rekomendasi untuk para pembuat kebijakan dan praktisi industri lainnya. <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><span class=\"TextRun Highlight SCXW200034931 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"auto\"><span class=\"NormalTextRun SCXW200034931 BCX0\"><strong>Jakarta, 15 Juli 2021<\/strong> &#8211; Menurut Kebijakan Energi Nasional dan Nationally Determined Contribution (NDC), Indonesia telah mengamanatkan target kontribusi energi terbarukan yang ambisius sebesar 23% ke dalam bauran energinya di tahun 2025 beserta pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 29% selambat-lambatnya pada tahun 2030. Namun, COVID- 19 telah menghambat upaya pencapaian target tersebut mengingat anggaran nasional saat ini harus diprioritaskan untuk perawatan kesehatan, bantuan sosial, dan usaha kecil dalam rangka meredam dampak negatif pandemi. Prioritas ini penting, tetapi Indonesia tetap bisa melanjutkan komitmennya dalam memerangi perubahan iklim \u2013 sebuah krisis global berikutnya.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span class=\"TextRun Highlight SCXW152256157 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"auto\"><span class=\"NormalTextRun SCXW152256157 BCX0\">Dalam\u00a0sebuah\u00a0studi\u00a0baru\u00a0yang\u00a0dirilis\u00a0hari\u00a0ini,\u00a0\u201c<\/span><\/span><a class=\"Hyperlink SCXW152256157 BCX0\" href=\"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/publication\/accelerating-renewable-energy-finance-in-indonesia-the-potential-of-municipal-green-bonds\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"NormalTextRun SCXW152256157 BCX0\"><span class=\"NormalTextRun SCXW152256157 BCX0\" data-ccp-charstyle=\"Hyperlink\">Accelerating renewable energy finance in Indonesia: The potential of municipal green bonds<\/span><\/span><\/a><span class=\"NormalTextRun SCXW152256157 BCX0\" data-ccp-charstyle=\"Hyperlink\"><span class=\"NormalTextRun SCXW152256157 BCX0\">,\u201d\u00a0 Climate Policy Initiatives (CPI)\u00a0mengusulkan penggunaan obligasi hijau daerah\u2014 obligasi negara yang mendukung pemanfaatan iklim\/lingkungan secara positif\u2014 untuk membantu mengatasi kesenjangan investasi transisi energi di Indonesia. Studi tersebut menganalisis kelayakan penerapan obligasi secara menyeluruh, menyoroti bagaimana proyek pemerintah berskala besar diperlukan untuk mencapai dampak yang diinginkan, dan menarik minat investasi swasta secara jangka panjang. Beberapa provinsi yang direkomendasikan dengan kapasitas fiskal yang memadai untuk meminjam, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta, sudah memiliki rencanarencana proyek hijau seperti pemasangan panel surya di gedung pemerintah daerah dan sekolah umum. Namun, proyekproyek tersebut kerap terhambat oleh pendanaan yang belum cukup.<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMeskipun potensinya besar, pasar modal Indonesia belum memprospek penerbitan obligasi hijau daerah disebabkan oleh beberapa isu. Penelitian kami menemukan bahwa prosedur birokrasi yang rumit di daerah-daerah serta kurangnya anggaran yang memadai kerap menjadi kendala utama, meskipun baru-baru ini Omnibus Law telah menghapus persetujuan DPRD sebagai salah satu persyaratan. Target transisi energi Indonesia yang ambisius, keberadaan beberapa pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal yang tinggi untuk menerbitkan obligasi, serta meningkatnya minat terhadap obligasi hijau oleh pemerintah daerah dan pasar adalah alasan utama mengapa obligasi hijau daerah merupakan ide yang baik untuk Indonesia, terutama secara jangka panjang. Rekomendasi tersebut layak untuk dipertimbangkan, sedangkan hambatan-hambatannya perlu dihilangkan,\u201d kata <a href=\"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/people\/tiza-mafira\/\"><strong>Tiza Mafira<\/strong><\/a>, <strong>Associate Director di CPI<\/strong>. \u201cStudi kami juga menemukan bahwa para responden melihat provinsi seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi pasar favorit karena kapasitas fiskalnya yang kuat, sumber daya manusianya yang profesional, dan banyaknya proyek yang potensial,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Studi CPI mengidentifikasi beberapa tantangan dari implementasi obligasi hijau daerah: \r\n<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Persyaratan kelayakan dan prosedur penerbitan yang rumit  <\/li><li>Persyaratan rating kredit yang tinggi mengingat sebagian besar investor cenderung mempunyai kepentingan komersial \r\n\r\n <\/li><li>Keraguan para investor untuk memasukkan obligasi hijau ke dalam portofolio tahunan mereka karena kurangnya jumlah proyek yang menguntungkan, adanya hambatan teknis dan regulasi, rendahnya kesadaran hijau di level industri, serta adanya biaya tambahan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><span data-contrast=\"none\">\u201cPara&nbsp;peserta&nbsp;studi&nbsp;kami&nbsp;dari&nbsp;kalangan&nbsp;pelaku&nbsp;pasar&nbsp;obligasi&nbsp;mengungkapkan&nbsp;bahwa&nbsp;<\/span><i><span data-contrast=\"none\">rating<\/span><\/i><span data-contrast=\"none\"> obligasi, reputasi emiten, tenor obligasi, dan likuiditas\/kedalaman pasar obligasi di Indonesia merupakan faktor penting dari pengambilan keputusan mereka untuk berinvestasi obligasi hijau daerah,\u201d kata&nbsp;<\/span><b><span data-contrast=\"none\"><a href=\"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/people\/albertus-prabu-siagian\/\">Albertus&nbsp;Siagian<\/a>,&nbsp;Analis&nbsp;CPI<\/span><\/b><span data-contrast=\"none\">. Pelaku pasar juga kurang yakin dengan kesiapan pemerintah daerah dalam menerbitkan obligasi hijau daerah mengingat proyek energi terbarukan yang menguntungkan jumlahnya terbatas, para birokrat cenderung kurang berpengalaman, dan adanya biaya tambahan untuk proses meningkatkan kesadaran terhadap kebutuhan pembangunan ramah lingkungan. Namun, jika pemerintah daerah berhasil menjual obligasi tersebut ke lembaga besar (seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial \u2013 BPJS) atau bahkan pihak asing (jika diperbolehkan), maka pelaku pasar lokal akan terpacu untuk ikut berinvestasi.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span>\r\n\r\n<span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>Laporan ini juga memberikan rekomendasi bagi para pembuat kebijakan untuk mempercepat penerbitan obligasi hijau daerah: <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Penyederhanaan persyaratan dan prosedur penerbitan <\/li><li>Kebijakan yang jelas dan konsisten mengenai energi terbarukan dari pemerintah pusat untuk meyakinkan investor lokal mengenai pertimbangan investasi obligasi hijau daerah <\/li><li>Pemerintah daerah perlu mempertimbangkan untuk menjual obligasi hijau daerah ke lembaga-lembaga kuasi pemerintah. <\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><span class=\"TextRun Highlight SCXW268422298 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"none\"><span class=\"SpellingError SCXW268422298 BCX0\"><strong>Penasihat Senior CPI<\/strong>, <a href=\"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/people\/vikram-widge\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Vikram Widge<\/strong><\/a> menyatakan bahwa \u201cObligasi hijau daerah memiliki potensi besar, dan sangatlah penting bagi Indonesia untuk dapat tetap mencapai tujuan transisi energi nasionalnya. Seperti yang kami sebutkan di dalam laporan kami, memastikan kebijakan yang jelas dan konsisten pada energi terbarukan, memudahkan persyaratan dan prosedur yang dibutuhkan, dan memfasilitasi penjualan obligasi hijau kepada Lembaga kuasi-pemerintah merupakan kunci untuk keberhasilan obligasi hijau daerah\u201d<\/span><\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span class=\"TextRun Highlight SCXW235445201 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"auto\"><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">Untuk<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">mengakses<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">laporan<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">lengkap<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">&nbsp;dan&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">infografis<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">,&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">silakan<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">klik<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">&nbsp;di&nbsp;<\/span><span class=\"SpellingError SCXW235445201 BCX0\">sini<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\">:&nbsp;<\/span><\/span><a class=\"Hyperlink SCXW235445201 BCX0\" href=\"https:\/\/bit.ly\/Gbonds\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span class=\"TextRun Highlight Underlined SCXW235445201 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"none\"><span class=\"NormalTextRun SCXW235445201 BCX0\" data-ccp-charstyle=\"Hyperlink\">https:\/\/bit.ly\/Gbonds<\/span><\/span><\/a><span class=\"EOP SCXW235445201 BCX0\" data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p><span class=\"TextRun Highlight SCXW151771032 BCX0\" lang=\"EN-US\" xml:lang=\"EN-US\" data-contrast=\"auto\"><span class=\"SpellingError SCXW151771032 BCX0\">Tentang<\/span><span class=\"NormalTextRun SCXW151771032 BCX0\">&nbsp;CPI<\/span><\/span><span class=\"EOP SCXW151771032 BCX0\" data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span><\/p>\n\n\n\n<p>CPI adalah organisasi analisis dan penasehat yang bekerja dengan keahlian mendalam di bidang keuangan dan kebijakan. Misi kami untuk membantu pemerintah, bisnis, dan lembaga keuangan mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi perubahan iklim. CPI memiliki enam kantor di seluruh dunia yang berlokasi di Brazil, India, Indonesia, Kenya, Inggris, dan Amerika Serikat. Di Indonesia, CPI berfokus pada dukungan tujuan iklim dan pembangunan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, sembari mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan mengentaskan kemiskinan. Keahlian tim kami terletak pada efektivitas dan inovasi pendanaan iklim yang mencakup masalah energi dan penggunaan lahan. CPI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, PT Sarana Multi Infrastruktur, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mendukung instrumen pembiayaan yang inovatif dan meningkatkan pembiayaan untuk energi terbarukan dan efisiensi energi. <\/p>\n\n\n\n<p><b><span data-contrast=\"auto\">Untuk&nbsp;pertanyaan&nbsp;media:<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}\">&nbsp;<\/span>\r\n\r\n&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>CPI \u2013 Angel Jacob\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0<br><a href=\"mailto:angel.jacob@cpiglobal.org\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Angel.Jacob@cpiglobal.org<\/a><br>(M): +91 97113 76827<\/p>\n\n\n\n<p>Edelman \u2013 Muhammad Gustiasa<br><a href=\"mailto:Muhammad.Gustiasa@Edelman.com\">Muhammad.Gustiasa@Edelman.com<\/a><br>(M): +62 822 4595 224<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Studi terbaru Climate Policy Initiative membahas potensi obligasi hijau daerah serta beberapa rekomendasi untuk implementasinya COVID-19 telah mempengaruhi kemampuan fiskal Indonesia dalam mencapai target kontribusi energi terbarukan sebesar 23% pada bauran energinya di tahun 2025 Obligasi hijau daerah menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk mengatasi masalah pembiayaan energi terbarukan. Di antara beberapa manfaat lainnya, obligasi hijau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"featured_media":0,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false},"programs":[],"regions":[1404],"topics":[1305,1338,1332,1296,1293],"collaborations":[],"class_list":["post-39453","cpi_pr","type-cpi_pr","status-publish","format-standard","hentry","regions-indonesia","topics-efek-bersifat-utang-berwawasan-lingkungan","topics-energi-terbarukan","topics-kebijakan-dan-regulasi","topics-kebijakan-fiskal","topics-pembiayaan"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi - CPI<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi - CPI\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Studi terbaru Climate Policy Initiative membahas potensi obligasi hijau daerah serta beberapa rekomendasi untuk implementasinya COVID-19 telah mempengaruhi kemampuan fiskal Indonesia dalam mencapai target kontribusi energi terbarukan sebesar 23% pada bauran energinya di tahun 2025 Obligasi hijau daerah menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk mengatasi masalah pembiayaan energi terbarukan. Di antara beberapa manfaat lainnya, obligasi hijau [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"CPI\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/ClimatePolicyInitiative\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-15T11:18:18+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@climatepolicy\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/id\\\/press-release\\\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/id\\\/press-release\\\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\\\/\",\"name\":\"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi - CPI\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-07-15T10:20:05+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-15T11:18:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/id\\\/press-release\\\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/id\\\/press-release\\\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/id\\\/press-release\\\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Press Releases\",\"item\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/press-release\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/\",\"name\":\"CPI\",\"description\":\"Climate Policy Initiative works to improve the most important energy and land use policies around the world, with a particular focus on finance.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/#organization\",\"name\":\"Climate Policy Initiative\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/CPI_logo_cmyk_transparent.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/07\\\/CPI_logo_cmyk_transparent.png\",\"width\":1728,\"height\":720,\"caption\":\"Climate Policy Initiative\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/www.climatepolicyinitiative.org\\\/pt-br\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/ClimatePolicyInitiative\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/climatepolicy\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/climate-policy-initiative\\\/?lipi=urn:li:page:d_flagship3_search_srp_all;GvyQ8DliSYaW9eZhdq8RBQ==\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/channel\\\/UCE8V0iDgBU8mreZdBegVCcA\",\"https:\\\/\\\/en.wikipedia.org\\\/wiki\\\/Climate_Policy_Initiative\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi - CPI","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi - CPI","og_description":"Studi terbaru Climate Policy Initiative membahas potensi obligasi hijau daerah serta beberapa rekomendasi untuk implementasinya COVID-19 telah mempengaruhi kemampuan fiskal Indonesia dalam mencapai target kontribusi energi terbarukan sebesar 23% pada bauran energinya di tahun 2025 Obligasi hijau daerah menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk mengatasi masalah pembiayaan energi terbarukan. Di antara beberapa manfaat lainnya, obligasi hijau [&hellip;]","og_url":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/","og_site_name":"CPI","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/ClimatePolicyInitiative","article_modified_time":"2021-07-15T11:18:18+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_site":"@climatepolicy","twitter_misc":{"Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/","url":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/","name":"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi - CPI","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/#website"},"datePublished":"2021-07-15T10:20:05+00:00","dateModified":"2021-07-15T11:18:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/press-release\/pentingnya-obligasi-hijau-daerah-guna-pembiayaan-energi-terbarukan-di-indonesia-meskipun-beberapa-hambatan-perlu-diatasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Press Releases","item":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/press-release\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pentingnya Obligasi Hijau Daerah Guna Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia, Meskipun Beberapa Hambatan Perlu Diatasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/#website","url":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/","name":"CPI","description":"Climate Policy Initiative works to improve the most important energy and land use policies around the world, with a particular focus on finance.","publisher":{"@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/#organization","name":"Climate Policy Initiative","url":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/CPI_logo_cmyk_transparent.png","contentUrl":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/CPI_logo_cmyk_transparent.png","width":1728,"height":720,"caption":"Climate Policy Initiative"},"image":{"@id":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/pt-br\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/ClimatePolicyInitiative","https:\/\/x.com\/climatepolicy","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/climate-policy-initiative\/?lipi=urn:li:page:d_flagship3_search_srp_all;GvyQ8DliSYaW9eZhdq8RBQ==","https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCE8V0iDgBU8mreZdBegVCcA","https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Climate_Policy_Initiative"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cpi_pr\/39453","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/cpi_pr"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/cpi_pr"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"programs","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/programs?post=39453"},{"taxonomy":"regions","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/regions?post=39453"},{"taxonomy":"topics","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/topics?post=39453"},{"taxonomy":"collaborations","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.climatepolicyinitiative.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/collaborations?post=39453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}